Tuesday , August 20 2019
Home / Tag Archives: Ensiklopedi Ulama Nusantara

Tag Archives: Ensiklopedi Ulama Nusantara

KH. Yusuf Muhammad Jember (1952 – 2004)

Gus Yus di lahirkan di kota Jember, 23 Februari 1952. Orang tua beliau adalah seorang yang cukup di segani di Jember yaitu ayahnya yang bernama KH.Muhammad adalah seorang da’I sedangkan ibunya, Nyai Zaenab adalah seorang putri kiai yang berpengaruh juga di Jember, Kiai Shiddig. Kiai Shiddigpun melahirkan putra-putra di kemudian ...

Read More »

KHR. DHOFIER MUNAWAR SITUBONDO (1923- 1985)

Diantara sekian banyak daya tarik Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo adalah kekhususn ilmu yang dikembangkan (takhassus) dalam bidang fiqh dan ushul. Pengajaran dan pengembangan kekhususan tersebut diselenggaran di Ma’had Aly yang dimiliki pesantren ini. Sudah banyak ahli fiqh yang pernah digembleng dan diorbitkan di Pesantren Sukorejo: Ma’had Aly. Tahukah Anda ...

Read More »

KH. Mohammad Hasan Sepuh Genggong (1840 – 1955)

KH. Mohammad Hasan atau yang akrab dikenal dengan sebutan Kiai Hasan Sepuh sebagaimana masyarakan mengenal beliau sebagai kiai sepuh yang sangat ‘alim dan kharismatik yang hidup dan berjuang di Genggong Probolinggo Jawa Timur. Kelak, di daerah ini terdapat sebuah pesantren besar yang bernama Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Sebuah nama ...

Read More »

Meneladani Kehidupan Para Ulama

“Ulama adalah pewaris para nabi”. Itulah bunyi hadits yang sangat pupuler dan aering kita dengar.  Bisa dimengerti demikian karena dalam dada para ulama bersemai keluasan ilmu dan kedalaman pengalaman spiritual.  Setidaknya karena ilmu pengetahuan dan tingkat spiritual yang dimiliki, para ulama mendapatkan pengakuan oleh masyarakat. Keikhlasan yang terpatri dalam diri ...

Read More »

KH. Rusydi bin Abdullah Poncokusumo Malang (1928 – 2006)

KH. Rusydi bin Abdullah dilahirkan pada 27 Nopember tahun 1928 di Desa Ketitang Poncokusumo. Beliau merupakan putra pertama dari sembilan bersaudara dari pasangan H. Abdullah dan Nyai Hj. Fatimah. Rusydi terlahir dari keluarga yang kaya, akan tetapi kekayaan ini tidak sedikitpun ditampakkan pada kepribadian keluarga. Sejak kecil Rusydi terdidik dengan ...

Read More »

KH. Ahmad Umar Abdul Mannan Mangkuyudan (1916 – 1980)

Nama aslinya adalah Kiai Ahmad Umar. Sedangkan Abdul Mannan adalah nama dari ayahnya yang berasal dari Wonogiri yang menikah dengan Nyai Zainab. Kiai Abdul Mannan marupakan santri dari Kiai Ahmad Kadirejo Klaten Jawa Tengah. Dari pernihakan dengan Nyai Zainab tersebut, Kiai Abdul Mannan diberi keturunan 14 orang, delapan orang laki-laki ...

Read More »

KH. Moh. Tidjani Djauhari Sumenep (1945 – 2007)

KH. Moh. Tidjani Djauhari merupakan salah satu penerus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura. dilahirka di Sumenep pada tanggal 23 Oktober 1945 M/ 24 Dzulqa’dah 1365 H. Kelahiran beliau bertepatan dengan tahun kemerdekaan Indonesia. Suara isak tangis mungilnya seakan turut menyemarakkan kebebasan bangsa ini dari kolonialisme penjajah. Kiai Moh. Tidjani ...

Read More »

KH. FATHURRAHMAN ABU SAID JENU TUBAN (1879-1944)

Kabupaten Tuban sejak dulu dikenal dengan jumlah para wali yang tersebar hingga daerah-daerah terpencil yang membuat Tuban kerap kali  disebut sebagai Bumi Para Wali. Sebutan ini layak disandangkan mengingat para wali yang ada fi daerah ini memiliki kesejarahan panjang sejak zaman sebelum era Wali Songo hingga era sekarang. Salah satunya ...

Read More »

KH. AHMAD ARUQOT (1885-1969)

Di Sidoarjo Jawa Timur, terdapat sebuah desa yang terkenal sebagai kawasan ulama dan santri serta pusat pengembangan batik yang bernama Desa Kedungcangkring Kecamatan Jabon. Desa ini terletak di pinggiran Kali Brantas atau Sungai Porong berbatasan dengan Gempol Pasuruan. Sejak dahulu, wilayah ini dikenal cukup strategis karena berada pada jalur utama ...

Read More »

KH. Ahmad Thoha Romlan (1936-2001)

Kiai Ahmad Thoha Romlan lahir pada tahun 1936, tepatnya pada tanggal 23 November di daerah Tawang sebagai anak semata wayang dari pasangan suami istri yaitu Bapak Romlan dan Ibu Rubiyah. Atas takdir Sang Maha Kuasa, Ibu Rubiyah ini berpulang ke rohmatullah terlebih dahulu sehingga Bapak Romlan menikah lagi dengan seorang ...

Read More »