Tuesday , February 19 2019
Home / Hikmah / Seorang Raja dengan Empat Istri
http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2014/12/19/285778_king-suleiman-tayang-di-antv_663_382.jpg

Seorang Raja dengan Empat Istri

Seorang raja memiliki empat istri.  Ia sangat cinta setengah mati kepada istri keempat. Melakukan apa saja yang diinginkan istrinya. Begitu pula sang raja sangat cinta pada istri ketiga, namun ia merasa bahwa yang ketiga ini tidak cinta sepenuhnya pada dirinya.

Sementara istri kedua hanya dijadikan tambatan cinta manakala sang raja berada dalam kondisi sulit. Istri kedua selalu menemani dan mendampinginya ketika situasi darurat. Sedangkan istri pertama tidak pernah mendapat perhatian, bahkan hak-haknya hampir terlupakan oleh raja, meskipun sang istri sangat mencintai dan berperan dalam kelanggengan kekuasaannya.

Suatu hari sang raja sakit. Ia merasa ajalnya akan datang. “Aku punya empat istri. Aku tidak mau pergi ke kuburan sendirian,” pikir raja.

“Sayang, sungguh aku sangat mencintaimu melebihi yang lain. Aku juga telah memenuhi apa yang kamu minta. Apa kamu mau menemaniku di dalam kubur saat aku mati nanti?” tanya raja pada istri keempat.

“Mustahil,” jawabnya singkat sambil meninggalkan sang raja.

Sang raja kemudian memanggil istri ketiga. “Aku sangat mencintaimu sepanjang waktu. Maukah kamu menemaniku dalam kubur saat aku mati?” pintanya.

“Tidak. Hidup ini sangat indah.  Saat kamu mati aku akan pergi dan mencari suami baru,” jawab istri ketiga.

Belum puas menemukan jawaban, sang raja memanggil istri kedua. “Saat-saat sulit aku selalu berlindung padamu sayang, bahkan kamu selalu menolongku. Sekarang, maukah kamu menemaniku dalam kubur jika aku mati?” tanyanya pada istri kedua.

“Maaf kanda, aku tidak bisa memenuhi permintaanmu ini. Aku hanya bisa mengantarkanmu sampai ke pemakanan,” ucapnya halus.

Sang raja sangat sedih mendengar jawaban istri-istrinya. Namun tiba-tiba ia mendengar suara dari kejauhan: “Aku akan menemanimu dalam kubur. Aku selalu siap berada di sisimu kemanapun kanda pergi.”

Sang raja tidak percaya mendengar suara itu. Ia sangat terkejut. Tak lama kemudian istri pertama raja muncul. Ya, suara itu tidak lain adalah jawaban dari istri pertamanya.

Sang raja memandangi istri pertamanya. Tubuhnya tampak begitu kurus, lemah dan bahkan terlihat menahan sakit karena telah lama dicampakkan oleh raja.

“Aku semestinya memberikan perhatian padamu melebihi yang lain. Andai roda waktu bisa balik berputar, aku pasti memberimu segalanya melebih istri-istriku yang lain,” ucap raja penuh penyesalan. [mff]

About Admin

"Dari aswaja untuk bangsa" | Admin Utama | tasamuh.id@gmail.com | i.g @tasamuh.id | Lakpesdam Kota Malang

Lihat Juga

Nasib dan Upaya Mencari yang Baik

Ada sebuah ungkapan yang tidak saya ketahui dari mana sumbernya, namun sering saya dengar dalam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *