Friday , May 24 2019
Home / Peristiwa / PMII Kota Malang siapkan Kader Dakwah

PMII Kota Malang siapkan Kader Dakwah

(Malang, 16/02/2019) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyelenggarakan Sekolah Kader Islam Dakwah (SKID) mulai dari kemarin, hari Kamis malam (14/02). Kegiatan ini diniatkan untuk merespon fenomena intoleransi berkedok dakwah Islamiyah.

“Kegiatan serupa ini sudah mulai ditradisikan tiap tahun di beberapa tahun terakhir. Hanya nama kegiatannya kadang berbeda. Tapi materi sama.” Terang Ragil, Ketua Cabang.

Sekolah Kader Islam Dakwah ini digelar dalam rangka untuk mengasah kader PMII Kota Malang dalam dakwah era digital dengan diberikannya materi tentang strategi dakwah di era Cyber war. Materi dasar dakwah juga dibahas di dalamnya.
Tidak cukup disitu saja, kegiatan ini juga mendatangkan sederet nama-nama yang berperan pada bidangnya, dari sederet nama tersebut adalah Ahmad Tohe, Ph.D dosen pakar studi Al-Quran & Islamic Studies alumni Universitas Agakhan (UK) & Universitas Boston (USA), Dr. Zainul Hamdi (Dosen UIN Sunan Ampel Surabya). Selain pemateri inti, intelektual (dai) muda juga dihadirkan sebagai fasilitator pendalaman materi.

Menurut sejumlah peserta, materi yang dibahas mulai dari dasar-dasar dakwah, peta dakwah Islam, strategi dakwah hingga pola dakwah di era Teknologi Informasi.
Di organisasi sayap Mahasiswa NU ini sendiri, kegiatan kaderisasi seperti ini sepertinya masih diagendakan (rutin) di Kota Malang saja.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah semata-mata untuk memberi materi terkait dakwah Islam Indonesia di era Millenial” ujar Latfan, ketua pelaksana SKID.

Kegiatan ini juga membekali peserta terkait making content untuk berbagai (medan) dakwah. Terkait Dakwah dalam era Teknologi Informasi ini, panitia juga menghadirkan Winartono, alumni S2 Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya.

“Pemanfaatan kita terhadap media informasi di era revolusi industri 4.0 ini masih terbilang sedikit. Sahabat Kader PMII sudah sepatutnya yang proaktif ‘turun gunung’ mengisi ruang kosong ini….utamanya untuk dakwah.” Ujar Cak Win, panggilan akrab sekretaris PC ISNU Kota Malang.

“Harus ada output dari kegiatan ini. Eman. Meski kekuatan media cyber saat ini menjadi barang yang “seksi”, kader PMII juga jangan mengkesampingkan pendekatan (dakwah) konvensional…offline. yaaa biar kita bisa sholeh individual, juga sholeh sosial. Yaa mauidzoh hasanah…ya belajar uswah hasanah” imbuh Cak Win yang juga menjadi Anggota Majelis Pembina Cabang PMII Kota Malang ketika mengakhiri materi.

Kegiatan yang dihelat di Pondok Pesantren Al-Hidayah Karangploso Malang ini rencana akan ditutup dengan launching media (cyber) yang akan dijadikan sebagai aksi tindak lanjut peserta.

(AliBisri/Wn)

Lihat Juga

Islam Nusantara, Ruang Tengah Moderatisme

Tasamuh.id– Menyerang istilah Islam nusantara dengan kecurigaan, bahkan dianggap sebagai mazhab baru atau bagian dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *