Tuesday , February 19 2019
Home / Peristiwa / Melestarikan Tradisi Megengan di Tengah Masyarakat Muslim Urban

Melestarikan Tradisi Megengan di Tengah Masyarakat Muslim Urban

Banyak ragam cara untuk mengekapresikan peyambutan bulan Ramadhan. Salah satunya adalah tradisi megengan.Komunitas ibu-ibu muslim di Perumahan Joyogrand Merjosari Malang mengadakan tradisi megengan (Selasa/23/Mei/2017). Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Megengan dilaksanakan dalam bentuk kundangan. Setiap keluarga diwakili oleh seseorang dengan berkumpul di salah satu rumah warga dengan membawa berbagai ragam makanan ringan.

Acara dimulai dengan mauizhah hasanah singkat. Kemudian disusul dengan pembacaan doa bersama yang diperuntukkan bagi para kerabat dan keluarga yang telah mendahului (wafat). Usai doa dibaca, makanan yang telah disiapkan dari rumah masing-masing kemudian dibagi rata untuk dibawa pulang.

Ada satu makanan yang selalu tidak terlewatkan terkait tradisi megengan ini, yaitu apem. Makanan ini menjadi simbol pengampunan Allah SWT. Konon, istilah apem berasal dari bahasa Arab yaitu afwun yang berarti ampunan. Kemudian kata itu diucapkan dengan lidah dan logat bahasa Jawa sehingga menjadi apem. Makanan apem ini mengingatkan kita bahwa Ramadhan telah tiba yang didalamnya ampunan Allah sangat berlimpah, dan oleh karena itu setiap kita harus segera mempersiapkan diri untuk mengisi bulan yang suci itu dengan amal ibadah yang dapat mengantarkan diri meraih ampunan-Nya yang selalu dibuka selama bulan Ramadhan.

Uniknya, tradisi megengan ini dilakukan oleh kaum Hawa. Tidak seperti biasanya, dilakukan oleh kaum laki-laki. Sekelompok kaum Hawa yang bergabung dalam komunitas pengajian rutin bulanan ini melaksanakan tradisi megengan dengan semangat. “Acara seperti ini dikoordinir secara rutin, tahunan. Tidak saja sekedar melestarikan tradisi tetapi lebih dari itu untuk menanamkan nilai spiritualitas dari bulan puasa yang sudah di depan mata”, ujar ketua komunitas pengajian ini.

Nampak puluhan ibu-ibu perumahan Joyogrand Merjosari Malang mengikuti acara dengan penuh khidmat. Acara megengan ini dilakukan setelah shalat Maghrib. Waktunya tidak panjang, hanya butuh waktu sekitar setengah jam. [mff]

About Admin

"Dari aswaja untuk bangsa" | Admin Utama | tasamuh.id@gmail.com | i.g @tasamuh.id | Lakpesdam Kota Malang

Lihat Juga

PMII Kota Malang siapkan Kader Dakwah

(Malang, 16/02/2019) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menyelenggarakan Sekolah Kader Islam Dakwah (SKID) mulai dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *