Tuesday , February 19 2019
Home / Hikmah / Kiai dan Seorang Petani
moc.aidepirrasAs

Kiai dan Seorang Petani

Seorang petani bersitegang dan menuduh kawannya dengan ucapan tak pantas dan menyakitkan. Kemudian ia bergegas pulang ke rumah. Sejenak ia menenangkan diri.
“Bagaimana ucapanku itu bisa terlontar dari mulutku? Aku harus meminta maaf kepadanya” ucapnya.
Petani itu pun beranjak menemui kawannya kemudian. “Ma’af, aku sudah melukaimu. Tolong maafkan aku!” pintanya penuh ragu.
Sang petani kembali ke rumah. Namun hatinya tetap gundah, bagaimana ucapan yang menyakitkan itu bisa terlontar dari mulutnya. Pikirannya tidak tenang. Kemudian ia mengadukan kesalahannya kepada seorang Kiai.
“Aku berharap Kiai bisa menenangkan hatiku. Aku tidak percaya bagaimana ucapanku yang menyakitkan ini bisa terlontar dari mulutku?” pintanya pada Kiai tersebut.
“Kalau kamu ingin menenangkan hatimu, isilah kantongmu dengan bulu-bulu burung lalu sebarkan ke rumah-rumah penduduk. Letakkan bulu-bulu itu di setiap rumah!” titah Kiai.
Sang petani pun menjalankan semua saran Kiai itu dengan penuh takdzim. Kemudian kembali menghadap sang guru, Kiai.
“Cepat pergi! Kumpulkan bulu-bulu yang kamu letakkan di depan pintu itu lagi!” pinta Kiai.
Sang petani kembali mengumpulkan bulu-bulu itu. Ia mendapati banyak lembaran bulu terbang dibawa angin hingga tersisa beberapa saja di depan rumah-rumah penduduk. Petani itu balik menghadap Kiai penuh kesedihan.
“Ucapan yang terlontar dari mulutmu ibarat bulu-bulu yang kamu letakkan di depan pintu saudaramu. Kamu mudah melakukan semua itu, tetapi betapa sulitnya kamu mengembalikan ucapan itu pada mulutmu seolah kamu tidak pernah mengatakannya.” jelas Kiai. [mff]

About Moh Fauzan

"Khoirunnas anfauhum linnas" | ozanoase@gmail.com | fb: /fauzan.gusdurian | twitter/i.g: @fauzan_gd | WA: 082333323578 | Owner OASE Cafe & Literacy

Lihat Juga

Keadilan untuk Menabur Ketakwaan

Kalau ada pertanyaan apa itu adil, jawaban secara sederhana adalah sama. Maksudnya, memberi hak pada ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *